PENYELENGGARAAN UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE – 73 TAHUN 2018 PADA PENGADILAN NEGERI KALABAHI



Kalabahi, Senin 12 November 2018. Menindaklanjuti Surat Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia Tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke – 73 Tahun 2018. Dengan ini disampaikan Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor. 1374/SEK/HM.01.2/11/2018 tanggal 08 November 2018, tentang Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Ke – 73 Tahun 2018.

Bertempat di halaman depan kantor Pengadilan Negeri Kalabahi Kelas II digelar upacara memperingati hari Pahlawan yang ke - 73  dengan Tema “Semangat Pahlawan di dadaku" yang diikuti oleh seluruh stake holder Pengadilan Negeri Kalabahi Kelas II, Senin, 10 November 2018.

Wakil ketua Pengadilan Negeri Kalabahi Kelas II, I WAYAN YASA, SH.,MH yang bertindak sebagai pembina upacara memberikan amanat dari Keputusan Kementrian Sosial tentang arti kemerdekaan yang didapat dari hasil pengorbanan dari para pejuang pejuang yang telah rela mengorbankan baik harta maupun nyawanya. Dan sudah menjadi tugas kita untuk senantiasa melanjutkan perjuangan ini dengan mengisinya dengan bekerja yang lebih baik sesuai dengan tugas dan pokok dan fungsinya masing masing.

Pukul 07.30 WIB, upacara dimulai dengan Penghormatan kepada Pembina Upacara, Laporan Pemimpin Upacara, Mengheningkan Cipta, Pembacaan Pancasila, Pembacaan Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, Pembacaan Pesan Pesan Para Pahlawan, Amanat Pembina Upacara dan Pembacaan Doa.

Upacara berjalan dengan penuh khidmad meski terik matahari begitu menyengat, namun pagi itu menjadi bukti bahwa Pimpinan dan Aparatur Pengadilan Kalabahi Kelas II, terinspirasi semangat para pahlawan yang berjuang memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga tak ada satupun dari peserta upacara yang meninggalkan lokasi upacara yang panas oleh teriknya matahari saat itu. Dalam sambutannya Pembina upacara menyampaikan kepada para peserta upacara agar meneladani sikap tindak para pahlawan bangsa dengan baik dan benar dan juga untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut sebagai aparatur warga peradilan dituntut untuk bekerja berdasarkan ilmu pengetahuan dibidangnya, memiliki keterampilan yang dilandasi dengan sikap dan kepribadian yang mulia.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa oleh Staff  Kepegawaian Organisasi dan Tatalaksana Qomarudin Idris. Usai upacara peringatan tersebut seluruh peserta membubarkan diri setelah diinstruksikan oleh komandan upacara .





 


Kembali